Tuesday, January 30, 2007
Sunday, January 28, 2007
my defect?
lagi agak kangen sama seseorang nih..
gw baru sadar kemarin he actually means something to me.
I thought i can just wave him away like i did to other guys.
but it's too late isn't it? like always.
And it's a too scary thought anyway: boyfriends..
Wednesday, January 24, 2007
from the desktop of corporate secretary (soalnya di marketing penuh)
hohohoho so this is where my life and chi's intersects..
currently at the same office, same desk, same cliques, same problem..
tapi ramalan bintangnya beda hahahhhahaha
I wanted to whine here in the first place. But i read as chichi was writing on her own blog. JAdi kehilangan selera. Just too angry to write it down.
jadi ceritanya kita punya temen yang jahat. *yee cerita juga dia..*
No, wait, kata temen rasanya terlalu bagus untuk dia sandang.
Ada baiknya kalo pura" ga kenal aja nih dari sekarang. hahahaha
Tapi si teman kita itu memang bener" cerdik..sayang manajemen bohongnya kurang jago.. dan ternyata kurang mengenal teman"nya secara lebih dalam. Sesuatu yang tadinya bisa memecah kita sekarang justru jadi bikin kita makin solid. Gimana ngga?? countless sesi curhat dengan bumbu marah" dan air mata! hahahahahaha hebat kan dia??
Udah ah capek ngomongin si tolol itu melulu. Mau kita bahas dan kasitau kaya apapun kayanya ngga akan mudeng. lebih baik melihat sisi positif masalah ini saja..
Gue bener" jadi mengenal temen" gue. I mean. selama ini kita memang udah deket meski intensitasnya beda" tapi masalah seperti ini bikin karakter masing" lebih keliatan. Siapa yang cenderung tegas (gue), sabar, terlalu sabar, ekstrim, dan sebagainya. Kita jadi deketnya rata lah satu sama lain karena punya masalah yang sama.
Hal ini bikin gue bener" bersyukur nemu temen" kaya mereka.. especially karena gue jadi tau banget seberapa sayangnya,pedulinya kita satu sama lain (sounded gay huh? :p). jadi kalau" gue salah jalan pasti mereka akan bantu gue juga and i promise myself to listen! pluskita sama" belajar menjadi dewasa dari satu masalah ini aja. (ya iyalah super berat macam begini!)
I just wishedmasalah ini ngga terjadi sama temen (atau musuh?) kita itu.. Malang nasibnya.. *tuh kan baik bener kita.. biar jahat we still wish her well!*
Semalang-malangnya kita ketiban bencana peduli dan bersedia ngurusin dia, tetep aja dia yang nanggung konsekuensi perbuatannya. we may lose a friend, but she would probably lose herself and her future. yah mudah"an aja ngga sampe segitunya..
huh.. tough life eh mate?
I think i'd better run..run..run..run..
Tuesday, January 23, 2007
whines
what is up with the internet connection??
Lama bangettt!!! kirain cuma di kantor doang yang (SUPERRR) lelet..
uhuhuhuhu
siak ng juga ga beres pula..
Capek..
ngga enak badan nih..
pengen bolos magang..
huuuu..
Sunday, January 21, 2007
Love Problems
Rasanya weekend ini everyone’s having a love problem. I mean, semua pasti slalu punya masalah tapi kayanya weekend ini semua lagi lebih terpusingkan sama masalahnya masing”.
Malam minggu ini dari jam 5.30 sampai jam 3 pagi ada 1, 2, 3, 4, 5,6 orang yang curhat. Meskipun semua berceritanya ngga sama intensnya tapi at least ada 6 orang di sekeliling gw yang lagi pusing. Belum ngitung yang ngga cerita ya..
Gw jadi ikut sedih deh. Apalagi waktu yang lagi cerita one of my best friends yang dikenal selain karena kebaikan hatinya karena dia orang yang ‘kuat’. But last night, well morning, she was close to tears.
Smalem agak kesel juga karena nyu dengan mengeneralisir ngomong, tepatnya dengan agak ngebentak ‘emang, semua cewe itu pembohong!’. Okay.. Setau gue itu predikat milik cowo” deh..
Semakin gw gede semakin gw memaknai bahwa dalam hubungan antara cowo dan cewe semuanya selalu berupa grey areas. Whether dia statusnya pacar, htsan, sahabat atau cuma deket. Ketulusan selalu jadi pertanyaan dan jawabannya berubah-ubah with the seasons.
Persahabatan secara umum bisa dibilang lebih tulus. Tapi kenapa status pacar justru lebih tinggi dari sahabat kita? Kenapa pacar boleh punya privilege lebih? Apakah itu a power bestowed karena dia berani menyatakan perasaan dan kita menyatakan balik? Lalu bagaimana dengan keterbukaan? Banyak hal-hal yang bisa lo ceritain ke sahabat lo tapi, ngga ke pacar lo. Pacar baru bisa dirasa ketulusannya setelah lo ada di dalam hubungan beberapa lama. Dimana pacar lo mulai menunjukkan sisi aslinya dan ngga ada lagi kepenitngan lain dalam cara dia besikap. Beberapa hubungan pacaran bahkan ngga sampe tahap. Htsan obviously bener” gray sementara orang yang lagi deketin lo mostly memiliki ketulusan paling sedikit dari yang lain.
Dan membahas seperti ini sebetulnya ngga ngaruh apa-apa. What’s grey shall remain grey.
Topic of The Week : Finding a Husband
And I am oh, so fucking tired!
This week I started interning at PT. JAS; an airline services company. The first day after interning, my mom asked a few question.. the first one was “How was work?” the second one was “Did you meet any eligible guys?” And it dawned on me.. The reason why she was so ‘supportive’ a.k.a PUSHY about this interning thing is: She wants me to meet older, as in READY TO BE WED guys!
A few days after, I returned home from work, swamped, i lay around in my parent’s bedroom. My mom was also lying there reading something. As I lay there she starts talking, asking me to bring a boyfriend home. And then, she clutched my hand looked at me deep in the eyes and said “Please Teh, Mama pengen punya cucu..” I literally got out of her room screaming.
Friday night I told Kiting about my mom’s request and her New Year’s resolution, which is : Having a familiy dinner with her Son in law to be. And How it got me quite stressed out. Because you see, as a respectful, dutiful daughter, I do, I really do want to fulfill her dreams. But on the other hand, I can’t see things the way she does and I am disappointed because other efforts and achievements I made in my life isn’t fulfilling enough. She’s proud of me of course, but she will only be happiest when I marry young with a tall wealthy healthy hard working good looking young man at least 4 years older than me. After which I am obliged to give birth to her grandchildren and stay home. NOT fulfilling MY dreams.. She is such a traditionalist!
So I spent that night talking with kiting about the future plans and evaluating those boys (yang sempet mampir) in my life. Those boys who only I get to know well and I get to date but never have any relationship with. Kiting and I agreed a certain guy actually fulfills all the criteria, the ‘blurry gem’. The only thing he lacks is he’s less than 4 years older than me. But, if I want him I have to put extra efforts which I’m not sure I want to. Cuz sometimes I wonder If I really like him..
To my desperation last night I said to Rama I need a guy I can bring home without any fuss. Sort of like a stunt man. We don’t need to have any relationship, a good friend is sufficient to show to my mom. Well, a good friend with certain criterias mentioned above to shut her up. She’ll assume we’re dating anyway. Rama offered himself since we’ve been friends for such a long time and my mom knows him so well, but it won’t work with him since his mom’s a friend of my mom’s and his sister is a friend of my sister’s. So guys, please feel free to submit your application!
;D

